Seni patung

Nama : Laurensius Danendra 
9C
Absen : 16 


1. Patung Garuda Wisnu


Pernah melihat langsung : Tidak, tapi pernah lihat melalui sosmed

Mengetahui bahan patung :  Patung Garuda Wisnu Kencana dibuat menggunakan campuran tembaga dan baja dengan berat sekitar 3.000 ton.

Mengetahui sejarah/fungsi : 

Patung Garuda Wisnu Kencana pertama kali dibangun pada tahun 1997 oleh seniman I Nyoman Nuarta dengan biaya dari Bali Tourism Development Corporation (BTDC). Patung ini adalah wujud dari Dewa Wisnu sebagai Dewa Pemelihara (Sthiti) dalam agama Hindu yang sedang mengendarai seekor burung Garuda.

Deskripsikan secara singkat tentang patung :

Patung Garuda Wisnu Kencana berlokasi diBukit Unggasan - Jimbaran, Bali. Patung ini berdiri menjulang di dalam kompleks Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana dan merupakan karya pematung terkenal Bali, I Nyoman Nuarta. Monumen ini dikembangkan sebagai taman budaya dan menjadi ikon bagi pariwisata Bali dan Indonesia.

Patung tersebut berwujud Dewa Wisnu yang dalam agama Hindu adalah Dewa Pemelihara (Sthiti), mengendarai burung Garuda. Tokoh Garuda dapat dilihat di kisah Garuda & Kerajaannya yang berkisah mengenai rasa bakti dan pengorbanan burung Garuda untuk menyelamatkan ibunya dari perbudakan yang akhirnya dilindungi oleh Dewa Wisnu.

Patung ini diproyeksikan untuk mengikat tata ruang dengan jarak pandang sampai dengan 20 km sehingga dapat terlihat dari Kuta,Sanur, Nusa Dua hingga Tanah Lot. Patung Garuda Wisnu Kencana ini merupakan simbol dari misi penyelamatan lingkungan dan dunia. Patung ini terbuat dari campuran tembaga dan baja seberat 4.000 ton, dengan tinggi 75 meter dan lebar 60 meter. Jika pembangunannya selesai, patung ini akan menjadi patung terbesar di dunia dan mengalahkan Patung Liberty.








2. Patung MPR/DPR - RI 


Pernah melihat langsung : tidak, tapi pernah lihat melalui sosmed

Mengetahui bahan patung :    di buat dari perunggu dan semen beserta konstruksi kayu jati

Mengetahui sejarah/fungsi :

 Patung karya But Mochtar di plaza Gedung MPR/DPR merupakan perlambang penjelmaan manusia Indonesia yang hakiki, kehendak maupun harapan-harapannya yang disampaikan lewat lembaga perwakilan rakyat.

Deskripsikan secara singkat tentang patung :

But Muchtar (lahir di Bandung, Hindia Belanda, 30 Desember 1930 – meninggal di Bandung, Jawa Barat, Indonesia, 30 Juni 1993 pada umur 62 tahun) adalah seniman berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal secara luas melalui karyanya berupa patung berjudul Ikatan (dibuat tahun 1976) yang dipasang di depan gedung DPR/MPR Republik Indonesia, Senayan, Jakarta. Mengawali debutnya sebagai seniman sejak tahun 1951.[1][2][3]



3. Pancoran (dirgantara)


Pernah melihat langsung : tidak, tapi pernah lihat melalui sosmed.

Mengetahui bahan patung : Patung Dirgantara dibuat dari bahan perunggu dengan bobot mencapai 11 ton, sementara pedestal atau tiang penyangganya berbahan beton

Mengetahui sejarah/fungsi : Sejarah IndonesiaPatung Dirgantara atau yang lebih dikenal sebagai Patung Pancoran (karena terletak di daerah Pancoran, Jakarta Selatan atau tepatnya di perempatan Jl. Pasar Raya Pasar Minggu - Jl. M.T. Haryono). Patung ini dirancang oleh Edhi Sunarso, pemahat patung kepercayaan Ir. Soekarno dari Sanggar Keluarga Arca Yogyakarta, yang dirancang pada tahun 1964-1965 menjelang peralihan pemerintahan Orde Lama ke Orde Baru. Pengecoran perunggu patung ini dilakukan oleh Pengecoran Patung Perunggu Artistik Dekoratif Yogyakarta, dipimpin oleh I Gardono. Sedangkan arsiteknya adalah Ir Sutami.Pada saat Soekarno sudah masuk ke masa 'perasingan', maka dana untuk membangun patung ini pun kurang. Edhi Gunarso kemudian menemui Soekarno untuk membicarakan hal ini. Soekarno kemudian menjual mobil milik dia agar patung itu bisa selesai. Namun kabarnya dana ini juga masih tidak mencukupi sehingga Edhi Gunarso mengeluarkan uang pribadinya untuk membuat patung ini.Berdasarkan literatur patung itu selesai pada 1967, sedang menurut keterangan Edhi Gunarso, patung ini selesai dibuat pada tahun 1970.Patung dibangun dari perunggu dengan tinggi 11 meter dan berat 11 ton yang diletakkan pada dudukan cor beton bertulang setingi 27 meter, dengan panjang 36 meter.Patung Dirgantara tersebut memiliki makna filosofis, yaitu melambangkan keberanian, ksatria dan kedirgantaraan dengan kejujuran, keberanian dan semangat mengabdi. 

Deskripsikan secara singkat tentang patung : 
Patung Pancoran digagas Presiden Soekarno agar ada patung yang menggambarkan kekuatan dan kemegahan dunia penerbangan Indonesia atau kedirgantaraan. Patung ini menggambarkan manusia angkasa yang memiliki semangat keberanian bangsa Indonesia untuk menjelajah angkasa. 


4. Tian Tan Budha
 


Pernah melihat langsung : Tidak, tapi pernah lihat melalui sosmed

Mengetahui bahan patung :  perunggu dan baja 

Mengetahui sejarah/fungsi : Buddha Tian Tan, juga dikenal sebagai "Buddha Besar", adalah sebuah patung perunggu besar Buddha Sakyamuni, yang selesai dibangun pada tahun 1993, dan terletak di Ngong Ping, Pulau Lantau, Hong Kong. Patung ini terletak dekat Biara Po Lin dan melambangkan hubungan harmonis antara manusia dan alam, masyarakat dan agama.

Deskripsikan secara singkat tentang patung : 
Buddha Tian Tan, juga dikenal sebagai "Buddha Besar", adalah sebuah patung perunggu besar Buddha Sakyamuni, yang selesai dibangun pada tahun 1993, dan terletak di Ngong Ping, Pulau Lantau, Hong Kong. Patung ini terletak dekat Biara Po Lin dan melambangkan hubungan harmonis antara manusia dan alam, masyarakat dan agama. Tempat ini merupakan pusat utama Buddhisme di Hong Kong, dan juga merupakan objek wisata yang populer.



5. Asmat 



Pernah melihat langsung : Tidak, tapi pernah lihat melalui sosmed 

Mengetahui bahan patung : Patung Asmat terbuat dari bahan kayu keras supaya hasil ukirannya kuat dan kokoh. Namun, biasanya kayu bakau lebih sering dipilih dan digunakan untuk membuat patung ini. 

Mengetahui sejarah/fungsi : Ini sebagai wujud para arwah yang tinggal untuk menjaga hutan sagu dan pohon palem yang merupakan sumber makanan utama masyarakat Asmat di Papua. Sejak era kolonial Belanda, patung Asmat tadinya dinilai sebagai benda primitif dan wujud kepercayaan terhadap arwah-arwah jahat

Deskripsikan secara singkat tentang patung : 
Patung Asmat adalah salah satu ciri khas wilayah Papua. Suku Asmat di Papua telah dikenal dunia dengan keterampilan mengukirnya sejak tahun 1700an. Kesenian mengukir di Asmat merupakan bentuk kepercayaan terhadap arwah nenek moyang. Menurut tradisi, nenek moyang suku Asmat disimbolkan dalam bentuk patung serta ukiran



6. Patung burung merak 


Pernah melihat langsung : Tidak, tapi pernah lihat melalui sosmed 

Mengetahui bahan patung : dari tanaman merambat

Mengetahui sejarah/fungsi : Fungsi patung merak di taman bunga nusantara Adalah sebagai salah satu keunggulan di dalam keindahan taman bunga nusantara. Taman Bunga Nusantara dibangun pada tahun 1995. Taman bunga ini berada di Cianjur Jawa Barat sebagai ekowisata, dengan berbagai keunggulan di dalamnya

Deskripsikan secara singkat tentang patung : patung burung merak sangatlah indah terdapat berbagai motif di dalamnya yg tampak seperti nyata dan patung merak mempunyai motif dan design yg dapat membuat sedap dipandang 



7. Santo Fransiskus 


Pernah melihat langsung : pernah melihat langsung 

Metode buat subratif/adiktif 

Funsi patung : menjadi iconic sekolah 

Mengetahui sejarah/fungsi : Santo Fransiskus Xaverius (bahasa Inggris: Saint Francis Xavier, bahasa Latin: Sanctus Franciscus Xaverius, Bahasa Portugis: São Francisco Xavier, bahasa Tionghoa: 聖方濟各沙勿略; 7 April 1506 – 2 Desember 1552) adalah seorang pionir misionaris Kristen dan salah seorang pendiri Serikat Yesus (Ordo Yesuit). Nama komunitas Serikat Xaverian diambil nama dirinya. Gereja Katolik menganggap dia telah mengkristenkan lebih banyak orang dibanding siapapun semenjak Santo Paulus 

Lokasi : patung Santo Fransiskus Xaverius berada di TK, SD, SMP Xaverius 4 bandar Lampung



Komentar